PEMANFAATAN BIOTEKNOLOGI MELALUI PENGENALAN AKLIMATISASI UNTUK PENYEDIAAN BIBIT PISANG AMBON KUNING DAN KEPOK KUNING HASIL KULTUR JARINGAN

Ekawati Danial, Dora Fatma Nurshanti, Joko Kuswanto, Siti Muyaroah

Abstract


Perbanyakan pisang biasanya dilakukan dengan menggunakan anakan-anakan pisang yang tumbuh disekitar induk tanaman. Selain dengan perbanyakan pisang dengan cara vegetatif , pisang juga bisa dibudidayakan dengan teknik kultur jaringan dan  dengan teknik ini diharapkan akan menyelesaikan masalah pengadaan bibit tanaman pisang. Kultivar pisang lokal yang prospektif untuk dikembangkan untuk buah segar (banana) jenis pisang Ambon Kuning dan  pisang olahan (plaintain) adalah jenis  Kepok Kuning. Persoalan yang dihadapi mitra adalah 1) masih menggunakan bibit-bibit pisang secara konvensional sehingga kebutuhan pisang dipasaran tidak diimbangi dengan produksi yang ada, 2) mitra belum mengetahui dan mengenal perbanyakan pisang secara kultur jaringan. Metode pendampingan kegiatan PKM ini adalah: 1) penyuluhan tentang pemanfaatan bioteknologi melalui penyediaan bibit pisang asal kultur jaringan, 2) pelatihan teknik aklimatisasi, dan 3) dilaksanakannya demonstrasi plot di lahan demplot  untuk melihat keragaan  (field performance).  Kegiatan PKM ini dapat menambah pengetahuan petani dan wanita tani khususnya tentang penyediaan bibit-bibit pisang melalui kultur jaringan dan menghasilkan produk tambahan berupa pupuk Trichokompos TKKS.

Kata kunci : Aklimatisasi, Kultur  Jaringan, Pisang

Full Text:

PDF

References


________.2017. Data Monografi Desa Tubohan Kecamatan Semidang Aji Sumetera Selatan.

Danial, E. et al., 2018. Pemanfaatan Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit dan Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit terhadap Pertumbuhan Planlet Pisang Kepok Kuning pada Tahap Aklimatisasi. Jurnal Klorofil, XIII(2) : 83-88

Eriansyah, M., Susiyanti dan Y. Putra. 2014. Pengaruh pemotongan eksplan dan pemberian beberapa konsentrasi air kelapa terhadap pertumbuhan dan perkembangan ekplan pisang Ketan (Musa paradisiaca) secara in vitro. Agrologia. 3(1): 54-61

George, E. F., Michael A. Hall, and Geert-Jan De Klerk. 2008. Plant Propagation by Tissue Culture. 3rd Edition. Volume 1. Springer. Dordrecht. 504 hlm.

Roy, O.S, Bantawa, P, Ghosh,S.K, da Silva, J.A.T, DebGhosh, P, Mondal, T.K. 2010. Micropropagation and field performance of ‘Malbhog’ (Musa paradisiaca, AAB group): a popular banana cultivar with high keeping quality of North East India. Tree and Forestry Science and Biotechnology. 4. 52-58.

Yusnita dan D. Hapsoro. 2012. Eksplorasi, Karakterisasi, Seleksi, dan Perbanyakan Klonal in vitro untuk Mendapatkan Genotipe-genotipe Unggul Pisang Komersial Lampung. Penelitian Unggulan Unila. 22 hlm.




DOI: http://dx.doi.org/10.36982/jam.v4i1.1040

Refbacks

  • There are currently no refbacks.