IMPLEMENTASI TERAPI RENDAM KAKI AIR JAHE HANGAT SEBAGAI TERAPI KOMPLEMENTER PADA IBU HAMIL DENGAN EDEMA TUNGKAI FISIOLOGIS
DOI:
https://doi.org/10.36982/igjmrd.v2i1.7439Keywords:
Edema Kaki, ibu hamil, rendam air jahe hangatAbstract
Latar belakang: Kehamilan trimester III sering disertai ketidaknyamanan fisiologis, salah satunya edema pada ekstremitas bawah akibat peningkatan volume plasma, retensi cairan, dan tekanan rahim terhadap vena cava inferior. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh faktor risiko seperti obesitas dan aktivitas fisik yang tinggi. Tujuan studi kasus ini adalah mendeskripsikan asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil dengan edema kaki fisiologis melalui penerapan terapi komplementer rendam kaki air jahe hangat
Metode: Penelitian merupakan studi deskriptif dengan rencana studi kasus pada satu responden, yaitu Ny. G, usia 34 tahun, G2P1A0, usia kehamilan 34 minggu, yang mengalami edema derajat +2 pada kedua detak jantung bawah disertai obesitas (IMT 30,4 kg/m²). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan pemeriksaan, kemudian didokumentasikan menggunakan metode SOAP.
Hasil: Asuhan yang diberikan meliputi edukasi posisi istirahat, elevasi mengirimkan nutrisi dan cairan, pengenalan tanda tambah bahaya kehamilan, presentasi pemberian tablet darah dan kalsium, serta terapi rendam kaki air jahe hangat selama 15–20 menit setiap sore selama 3–5 hari berturut-turut. Hasil evaluasi menunjukkan penurunan derajat edema dari +2 menjadi +1, penurunan rata-rata lingkar pergelangan kaki 0,5 cm, serta peningkatan kenyamanan dan kualitas tidur ibu tanpa ditemukan tanda preeklampsia.
Kesimpulan: Asuhan kebidanan komprehensif dengan kombinasi edukasi dan terapi rendam kaki air jahe hangat efektif membantu mengurangi edema fisiologis pada ibu hamil trimester III.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Global Journal Of Medical Research and Development

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
