KAJIAN VARIASI PENAMBAHAN SERAT ROVING DAN PEMANFAATAN SERBUK CANGKANG KERANG TERHADAP KUAT TARIK BETON FC’ 25
DOI:
https://doi.org/10.36982/jcesf.v1i1.5889Keywords:
Kuat tarik, serbuk cangkang karang, serat rovingAbstract
Perkembangan pesat dalam bidang produksi beton menuntut penggunaan bahan baku dalam jumlah signifikan, salah satunya melalui pemanfaatan limbah cangkang kerang dara. Limbah cangkang kerang dara ini merupakan material sisa yang berpotensi untuk meningkatkan kekuatan tekan beton. Selain itu, salah satu metode yang dapat diterapkan guna meningkatkan kekuatan tekan dan tarik beton adalah dengan penambahan serat roving. Serat roving tersusun dari bahan polyester atau epoxy yang berperan sebagai lapisan inti pada plat fiberglass. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik beton dengan kekuatan F’C 25 yang diberi komposisi campuran serat roving dan serbuk cangkang kerang dara, serta menganalisis dampak penggunaan serbuk tersebut terhadap kekuatan tarik beton berserat. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen yang mengacu pada Standar Nasional Indonesia. Hasil pengujian slump menunjukkan bahwa penambahan serat roving dan serbuk cangkang kerang dara dapat meningkatkan viskositas beton. Sementara itu, hasil pengujian waktu pengerasan menunjukkan bahwa penambahan serbuk cangkang kerang dara mempercepat proses pengerasan beton. Nilai kekuatan tarik beton optimal dicapai pada campuran yang mengandung 10% serat roving dan 5% serbuk cangkang kerang dara, yakni sebesar 2,062 MPa. Fenomena ini diakibatkan oleh kecenderungan penurunan nilai kekuatan tarik yang sejalan dengan peningkatan kadar serat roving dalam campuran beton.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Journal Of Civil Engineering For Sustainable Future (JCESF)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


