Program Intervensi 1000 Hari Pertama Kehidupan di Desa Senoni, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara

Authors

  • Fitria Anggraini Universitas Mulawarman
  • Nataniel Tandirogang Universitas Mulawarman
  • Yadi Universitas Mulawarman
  • Rahmat Bakhtiar Universitas Mulawarman
  • Riries Choiru Pramulia Yudia UniversitasMulawarman

DOI:

https://doi.org/10.36982/jam.v9i2.5749

Keywords:

1000 HPK, Stunting, Intervensi Gizi, Edukasi Kesehatan

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang memerlukan intervensi pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai golden age tumbuh kembang anak. Indonesia menempati urutan kelima dunia dengan prevalensi stunting 37% atau hampir 9 juta balita. Program intervensi 1000 HPK dilaksanakan di Desa Senoni, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara pada 24 Mei 2025 sebagai upaya pencegahan stunting berbasis masyarakat. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman dengan masyarakat setempat menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif untuk meningkatkan keterlibatan program. Metode pelaksanaan meliputi sesi edukasi oleh dr. Setya Wardana, Sp.OG dengan materi "Risiko Stunting Periode Kehamilan" dan dr. Magdalena Rusady Goey, MRes, Sp.A dengan materi "Deteksi Gangguan Tumbuh Kembang Anak", talkshow interaktif, pelayanan kesehatan komprehensif, dan evaluasi program. Hasil menunjukkan partisipasi masyarakat tinggi dengan kehadiran mencapai target 50 orang. Sesi edukasi berhasil meningkatkan pemahaman tentang pentingnya asupan gizi adekuat selama kehamilan dan deteksi dini gangguan tumbuh kembang, dibuktikan melalui wawancara 12 peserta yang menyatakan paham dan puas dengan jawaban yang diberikan. Tingginya antusiasme terlihat dari banyaknya peserta yang hadir dan mengajukan pertanyaan pada sesi talkshow interaktif. Pelayanan kesehatan komprehensif memberikan manfaat langsung melalui pemeriksaan antropometri, konsultasi medis, dan pelayanan caregiver. Pelaksanaan kegiatan mencapai dua tujuan utama: pencegahan stunting tingkat desa melalui edukasi 1000 HPK dan menciptakan model replikatif untuk wilayah lain. Program ini relevan karena merupakan inisiatif perdana pencegahan stunting yang menargetkan periode 1000 HPK di wilayah tersebut.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Berawi, K. N. (2019). Asupan dan Asuhan 1000 Hari Pertama Kehidupan. In Sustainability (Switzerland) (Vol. 11, Issue 1). http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan. (2016). Laporan Kinerja Tahun 2023.

Jusuf, H. (2020). Penggunaan Gamifikasi dalam Proses Pembelajaran. Jurnal TICOM, 5(1), 1–6. https://media.neliti.com/media/publications/92772-ID-penggunaan-gamifikasi-dalam-proses-pembe.pdf

Kemenkes. (2023). Survei Kesehatan Indonesia 2023 (SKI). Kemenkes, 235.

Keperawatan, J. (2025). Efektifitas Metode Pelatihan terhadap Peningkatan Kemampuan Kader dalam Pencegahan dan Penanganan Stunting : Literatur Review. 13(1), 130–142.

Kusumasari, T. F., Lathifah, S., & Thohiroh, E. L. (2024). Pemanfaatan Aplikasi INSIST (INtegrated SolutIon for STunting) untuk Mendukung Penanganan dan Prevalensi Stunting di Kota Tangerang Selatan. Jurnal Abdimas Mandiri, 8(2), 169–176. https://doi.org/10.36982/jam.v8i2.4387 DOI: https://doi.org/10.36982/jam.v8i2.4387

Marni, M., & Ratnasari, N. Y. (2021). Penyuluhan Pencegahan Risiko Stunting 1000 Hari Pertama Kehidupan pada Generasi Muda. Indonesian Journal of Community Services, 3(2), 116. https://doi.org/10.30659/ijocs.3.2.116-125 DOI: https://doi.org/10.30659/ijocs.3.2.116-125

Muthmainna, W. N. A., Hadi Supriyanto, Mashendra, & Waode Novianti. (2023). Edukasi dan Strategi Kepada Masyarakat Terkait Pencegahan Stunting Pada Balita. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 13(2), 328–334. https://doi.org/10.30999/jpkm.v13i2.3012 DOI: https://doi.org/10.30999/jpkm.v13i2.3012

Patel, & Goyena, R. (2019). Keperawatan holistik. Journal of Chemical Information and Modeling, 15(2), 9–25.

Puspita, L., Umar, M. Y., & Wardani, P. K. (2021). Pencegahan Stunting Melalui 1000 Hari Pertama Kehidupan ( HPK ). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu(ABDI KE UNGU), 3(1), 13–16. https://journal.aisyahuniversity.ac.id/index.php/Abdi/article/view/stunting1000/stunting1000

Sari, N. P., Djide, N. A. N., S, S., & Syahruddin, A. N. (2022). Peran Ibu pada 1000 Hari Pertama Kehidupan dalam Pencegahan Gangguan Tumbuh Kembang Anak. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm), 5(6), 1839–1845. https://doi.org/10.33024/jkpm.v5i6.6154 DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v5i6.6154

Sovia, E., & Triningtyas, A. Y. (2021). Pendampingan 1000 Hari Pertama Kehidupan Pada Ibu Hamil di Wilayah Kecamatan Cimahi Selatan. ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 412–419. https://doi.org/10.35568/abdimas.v4i1.950 DOI: https://doi.org/10.35568/abdimas.v4i1.950

Vinci, A. S., Indonesia, P. E., & Bachtiar, A. (2022). Efektivitas Edukasi Mengenai Pencegahan Stunting Kepada Kader: Systematic Literature Review. Jurnal Endurance, 7(1). https://doi.org/10.22216/jen.v7i1.822. DOI: https://doi.org/10.22216/jen.v7i1.822

Downloads

Published

2025-08-15

How to Cite

Anggraini, F., Tandirogang, N., Yadi, Bakhtiar, R., & Pramulia Yudia, R. C. (2025). Program Intervensi 1000 Hari Pertama Kehidupan di Desa Senoni, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara. Jurnal Abdimas Mandiri, 9(2), 260–267. https://doi.org/10.36982/jam.v9i2.5749

Issue

Section

Articles
external-statistic-user-interface-budi-arianto Abstract views: 584 / PDF downloads: 375