Implementasi Teknologi Biopori sebagai Edukasi Pelestarian Air di Kelurahan Kuncen, Kota Madiun
DOI:
https://doi.org/10.36982/jam.v9i3.6206Keywords:
Biopori, Pelestarian Air, Kesadaran Masyarakat, Konservasi Lingkungan, MadiunAbstract
Sebagai salah satu teknologi konservasi air yang sederhana namun efektif, lubang resapan biopori telah terbukti mampu meningkatkan infiltrasi tanah, mengurangi limpasan permukaan, serta mengoptimalkan pengelolaan limbah organik rumah tangga. Di tengah meningkatnya tekanan urbanisasi dan berkurangnya area resapan, biopori menjadi solusi ekologis yang mudah diterapkan masyarakat untuk menjaga ketersediaan air tanah sekaligus mengurangi risiko banjir lokal. Sebagaimana yang telah di lakukan di Kelurahan Kuncen, Kecamatan Taman, Kota Madiun merupakan kawasan perkotaan padat penduduk dengan dominasi permukaan kedap air yang berdampak pada menurunnya daya resap tanah dan meningkatnya potensi genangan. Kondisi tersebut menuntut adanya upaya konservasi air yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan warga dalam menerapkan teknologi lubang resapan biopori (LRB) sebagai langkah pelestarian air berbasis komunitas. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi konsep pelestarian air, pelatihan teknis pembuatan biopori, pendampingan lapangan, serta evaluasi tingkat pemahaman dan keberlanjutan kegiatan. Bahan utama yang digunakan adalah limbah organik rumah tangga, sedangkan alat yang digunakan berupa bor tanah manual dan pipa PVC. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat tentang pentingnya resapan air (90%), Tingkat kesadaran (88%), Tanggung jawab (88%), Tingkat kepedulian (93%) dan Tingkat antusias Masyarakat (97%). Selain itu, ditemukan indikasi penurunan genangan di area uji setelah pemasangan beberapa titik biopori. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan biopori efektif sebagai media edukasi lingkungan sekaligus solusi teknis sederhana dalam pelestarian air di kawasan permukiman perkotaan.
Downloads
References
Azizah, B., Dhiniati, F., & Pratama, N. (2023). erencanaan Lubang Resapan Biopori pada Daerah Permukiman yang Berpotensi Genangan. Jurnal Unitek, 16(1), 82–92. DOI: https://doi.org/10.52072/unitek.v16i1.572
Budi, L. S., Budiman, A., & Wuryantoro. (2024). Pelatihan Teknik Biopori Dalam Upaya Peningkatan Kesadaran Kelestarian Air Pada Satuan Penegak Madrasah Aliyah Negeri 2 Madiun. Integritas ; Jurnal Pengabdian, 8(2).
Chandra, F., & Masdar, H. (2020). Pemanfaatan Teknologi Biopori Untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan Lingkungan Di Desa Buluhcina Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Jurnal Dinamika Pengabdian, 6(1), 116–121. https://doi.org/https://doi.org/10.20956/jdp.v6i1.7964 DOI: https://doi.org/10.20956/jdp.v6i1.7964
Fithri, C. ., Novianti, Y., & Wilis, R. (2025). Soil And Water Restoration Through Biopore Infiltration In Lancang Garam Village Lhokseumawe. JPKM Wisdom, 2(1), 208–214. https://doi.org/https://doi.org/10.71275/wisdom.v2i1.70 DOI: https://doi.org/10.71275/wisdom.v2i1.70
Handoko, C. T., Khoiriyah, S., Aribowo, W., Pranoto, Mudyantini, W., Wahyono, S., Syahwan, F. L., Jimmyanto, H., Adabi, C. R., & Aulia, A. A. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penerapan Teknologi Pengelolaan Sampah Organik Berbasis Komunitas di Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Abdimas Mandiri, 9(1), 33–43. https://doi.org/10.36982/jam.v9i1.4916 DOI: https://doi.org/10.36982/jam.v9i1.4916
Hanesfa, H. ., Saidah, H., & Suroso, A. (2024). Kajian Perencanaan Sumur Resapan Dalam Mendukung Peran Sebagai Kawasan Lindung Dan Mengurangi Limpasan Di Kelurahan Cakranegara Selatan Baru. Spektrum Sipil, 11(2). DOI: https://doi.org/10.29303/spektrum.v11i2.365
Johari, S. ., Iskandar, M. ., Rasid, M. ., Supriyadi, S., Silfiyana, S., & Arifin, I. (2025). Penerapan Teknologi Lubang Resapan Biopori di Desa Dahu. Masyarakat Berkarya, Jurnal Pengabdian Dan Perubahan Sosial, 2(3), 87–94. DOI: https://doi.org/10.62951/karya.v2i3.1990
Mahmud, F., Widiatmoko, K. ., Tutuko, B., & Crista, N. . (2023). Pelatihan Dan Pendampingan Pembuatan Resapan Biopori Untuk Memperbaiki Kualitas Air Tanah Di Desa Mranggen. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(1), 208–2013. https://doi.org/https://doi.org/10.71275/wisdom.v2i1.70 DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v7i1.12583
Nugraha, S. T., Alfahmi, S., & Cahyono, H. . H. (2023). Analisis pola aliran dan kuantitas air tanah dangkal di Kota Madiun. Journal of Tropical Environmental Research, 25(1), 52–65. https://doi.org/10.20961/enviro.v25i1.78749 DOI: https://doi.org/10.20961/enviro.v25i1.78749
Patriadi, A., Rumihin, O. ., Nugroho, W. ., Prayogo, B., & Ariyandi, E. . (2025). Strategi Pengurangan Genangan dan Sampah Organik melalui Implementasi Biopori Berbasis Partisipatif. Jurnal Pengabdian Masyarakat Binneka, 3(4), 572–578. DOI: https://doi.org/10.58266/jpmb.v3i4.216
Sadewa, I. G. N. A. A., Pramana, I. B. G. A. Y., Putri, P. R. A., & Winayanti, R. D. (2024). Peningkatan Kesadaran Siswa Tentang Pengelolaan Sampah Melalui Sosialisasi Dan Pelatihan Pembuatan Ecobrick. Jurnal Abdimas Mandiri, 8(3), 292–299. https://doi.org/10.36982/jam.v8i3.4612 DOI: https://doi.org/10.36982/jam.v8i3.4612
Subagyo, G. (2022). Analisis Laju Infiltrasi Pada Ruang Terbuka Hijau Yang Terbatas Di Pemukiman Perkotaan. URNAL TEKNIK SIPIL: RANCANG BANGUN, 8(1), 104–108. https://doi.org/10.33506/rb.v8i1.1527 DOI: https://doi.org/10.33506/rb.v8i1.1527
Wahhid, W., Eka, F. ., & Supratno, S. (2023). Pelatihan Pembuatan Dan Pengadaan Biopori Sederhana Sebagai Solusi Drainase Di Desa Jayalaksana. Jurnal Bakti Bagi Bangsa, 2(2), 233–239. https://doi.org/https://doi.org/10.33558/an-nizam.v2i2.6588 DOI: https://doi.org/10.33558/an-nizam.v2i2.6588
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Luluk Sulistiyo Budi, Ma’ruf Pambudi Nurwantara, Rafika Indah Fitriyanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








