A.Jurnal Pengaruh Penambahan Karet Alam Lateks dan Abu Batu Bara Fly Ash Sebagai Filler Terhadap Karakteristik Marshall Pada Campuran Aspal Beton Lapis Aus AC-WC
1. Pendahuluan Latar Belakang Tujuan dan Kebaruan Penelitian 2. Metodologi Penelitian 2.1 Bahan Penelitian 2.2 Perancangan Campuran Aspal AC-WC 2.3 Variasi Penambahan Karet Alam Lateks dan Fly Ash 2.4 Metode Pengujian Marshall 3. Hasil dan Pembahasan 3.1 Karakteristik Marshall Campuran AC-WC 3.2 Pengaruh Karet Alam Lateks terhadap Stabilitas, Flow, dan Marshall Quotient 3.3 Pengaruh Fly Ash sebagai Filler terhadap Parameter Marshall 3.4 Evaluasi terhadap Spesifikasi Bina Marga 4. Kesimpulan Kesimpulan Utama Rekomendasi Penelitian Lanjutan
Keywords:
AC-WC, Natural Rubber, Fly Ash, Marshall Test, StabilityAbstract
Dalam bidang teknik sipil, perkerasan jalan memiliki fungsi strategis dalam menciptakan sistem transportasi yang efektif sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Kinerja perkerasan sangat dipengaruhi oleh mutu bahan penyusunnya, terutama pada campuran aspal. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan bahan aditif berupa karet alam (lateks) dan abu sisa pembakaran batu bara (fly ash) terhadap parameter Marshall pada campuran aspal beton lapis aus (AC-WC). Proses evaluasi mengacu pada Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2, dengan pengujian karakteristik campuran dilakukan menggunakan metode Marshall. Aspal Aus AC-WC modifikasi aspal pen 60/70 yang mengunakan bahan tambah aditif lateks dengan variasi kadar lateks sebesar 7,5% dan 8,5% terhadap berat aspal, serta penambahan fly ash sebanyak 1% dari total berat filler. Parameter yang dianalisis meliputi nilai stabilitas, flow (kelelehan), Void in Mix (VIM), Void in Mineral Aggregate (VMA), Void Filled with Asphalt (VFA), serta Marshall Quotient (MQ). Berdasarkan hasil pengujian, campuran dengan kadar lateks 8,5% menunjukkan dengan penambahan fly ash menghasilkan nilai stabilitas tertinggi sebesar 1816 kg. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa penggunaan bahan tambahan ini dapat memperbaiki sifat elastis serta daya tahan campuran beraspal, sehingga berpotensi menjadi solusi alternatif dalam meningkatkan kinerja lapis AC-WC.. Dengan Hasil pengujian marshall test mengenai nilai kadar aspal terbaik pada campuran aspal beton lapis aus (AC-WC) yang diberi tambahan lateks dan fly ash sebagai filler, diperoleh hasil bahwa campuran konvensional memberikan KAO sebesar 6,25%, campuran dengan lateks 7,5% sebesar 6,00%, dan campuran dengan lateks 8,5% sebesar 5,75%.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal Of Civil Engineering For Sustainable Future (JCESF)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


