PEMETAAN INFRASTRUKTUR JALAN PERMUKIMAN BERBASIS ARCGIS: STUDI KASUS KONDISI JALAN LINGKUNGAN DI KELURAHAN 36 ILIR PALEMBANG

Authors

  • m_rafli_firmansyah Universitas Indo Global Mandiri
  • Sartika Nisumanti Universitas Indo Global Mandiri
  • Khodijah Al Qubro Universitas Indo Global Mandiri

Keywords:

Environmental Road, Road Condition, Mapping, ArcGis, Kelurahan 36 Ilir Palembang

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kondisi infrastruktur jalan permukiman menggunakan ArcGIS dengan studi kasus pada jalan lingkungan di Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus, Kota Palembang. Berdasarkan survei awal, rata-rata lebar jalan di tujuh RT sampel (RT 001, 016, 018, 019, 028, 034, dan 035) < 1,5 meter, yang menurut kriteria Kementerian PUPR termasuk dalam kategori jalan tidak layak dan kumuh. Pemerintah kelurahan belum memiliki data spasial detail mengenai dimensi kerusakan jalan, stationing (STA), maupun skala prioritas, sehingga alokasi anggaran menjadi tidak efektif. Penelitian ini menggunakan data primer dari survei lapangan (panjang jalan, lebar, jenis permukaan, titik kerusakan, koordinat GPS) serta data sekunder dari hasil digitasi ArcGIS. Dihasilkan tujuh peta tematik, meliputi peta administrasi (kecamatan dan kelurahan), peta layout kawasan, peta detail koordinat, peta permukaan dan dimensi jalan, peta detail STA, serta peta titik kerusakan berbasis STA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total panjang jalan yang dipetakan adalah 2.109 m, didominasi oleh permukaan beton bertulang. Penelitian menyimpulkan bahwa input data atribut berbasis ArcGIS dapat dimanfaatkan sebagai dokumen pendukung perencanaan jalan di tingkat kelurahan, memudahkan penetapan prioritas secara objektif serta penyusunan anggaran per segmen. Penelitian lanjutan disarankan mencakup seluruh RT dan menambahkan parameter drainase, volume lalu lintas, serta kepadatan penduduk.

Downloads

Published

2025-12-30

Issue

Section

##section.default.title##
external-statistic-user-interface-budi-arianto Abstract views: 49 / PDF downloads: 41