Prediksi Cuaca Menggunakan Sensor Cahaya, Kecepatan Angin, dan Arah Angin dengan Metode Neuro-Fuzzy
DOI:
https://doi.org/10.36982/jinig.v3i2.6592Keywords:
prediksi cuaca, Neuro-Fuzzy, sensor cahaya, sensor kecepatan angin, sensor arah anginAbstract
Prediksi cuaca merupakan elemen yang sangat penting dalam berbagai sektor, termasuk pertanian dan transportasi. Salah satu contohnya adalah membantu petani untuk menunda penanaman tanaman sebelum hujan deras terjadi. Penelitian ini menggunakan metode Neuro-Fuzzy yang dipadukan dengan tiga jenis sensor yakni sensor cahaya, sensor kecepatan angin, dan sensor arah angin, yang digunakan untuk peramalan meteorologi. Penelitian ini memanfaatkan dataset Misol dan dataset BMKG. Model Neuro-Fuzzy mencapai akurasi rata-rata sebesar 0,71, presisi 0,4075, recall 0,3185, dan skor F1 sebesar 0,337.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










