Pemantauan Suhu Permukaan laut di Selat Sunda Menggunakan data Satelit Aqua-Modis

Authors

  • Al Shida Natul Universitas Indo Global Mandiri
  • Ahmad Ridho Sastra Universitas Indo Global Mandiri
  • Johan Ariyantoni Universitas Indo Global Mandiri

DOI:

https://doi.org/10.36982/jtg.v15i01.7165

Abstract

ABSTRACT

Monitoring sea surface temperature (SST) in the Sunda Strait is important to determine sea conditions which play an important role in various aspects of life and are part of oceanographic criteria. Measuring SST can be done directly using a buoy or ship, but it requires a lot of money and takes a long time. As time goes by, remote sensing technology can be used to observe sea surface temperatures on a large scale and in a short time. The aim of this research is to observe sea surface temperatures in the Sunda Strait every month (January, February, March) in 2024 using Modis Satellite data. In January 2024 the SST distribution in the Sunda Strait will be around 29.79- 32.960C with an average temperature of 30.060C, February 2024 will be around 28.71- 33.200C with an average temperature of 30.450C, and March 2024 will be around 28.77- 34.180C with an average temperature of 30.030C. The SST distribution pattern in January, February and March in the waters of the Sunda Strait varies and tends to change. However, they have a similar temperature range. The pattern of variation in SST distribution in the Sunda Strait may be influenced by geographic location, astronomy, and the content of inorganic and organic materials that make up the water body, bathymetry, movement of water masses from the surroundings, monsoon wind patterns, and vertical movement of sea water masses.

Keywords : Sea Surface Temperature; Sunda Strait; Aqua-Modis

 

ABSTRAK

Pemantauan suhu permukaan laut di Selat Sunda penting dilakukan untuk mengetahui kondisi laut yang berperan penting dalam berbagai aspek kehidupan dan bagian dari kriteria oseonografi. Pengukuran suhu permukaan laut dapat di lakukan secara langsung menggunakan pelampung atau kapal, tapi mebutuhkan biaya yang maha dan waktu yang lama. Seiring perkembangan zaman, teknologi penginderaan jauh dapat digunakan untuk pengamatan suhu permukaan laut secara dalam skala yang luas dan waktu yang singkat. Tujuan penelitian ini untuk pengamatan suhu permukaan laut di Selat Sunda setiap bulan (Januari, Februari, Maret) tahun 2024 menggunakan data Satelit Modis. Pada Januari 2024 sebaran SST di Selat Sunda sekitar 29.79- 32.960C dengan suhu rata-rata 30.060C, Februari 2024 sekitar 28.71- 33.20 0C dengan suhu rata-rata 30.450C, dan Maret 2024 sekitar 28.77- 33.20 0C dengan suhu rata-rata 30.03 0C. Pola sebaran SPL pada bulan Januari, Februari dan Maret di perairan Selat Sunda bervariasi dan cenderung berubah-ubah. Namun, memiliki rentang suhu yang mirip. Pola variasi sebaran SPL di Selat Sunda mungkin dipengaruhi oleh letak geografis, astronomis, kandungan bahan anorganik dan organik penyusun badan air, batimetri, gerakan massa air dari sekitarnya, pola angin monsoon, dan gerakan vertikal massa air laut.

Kata Kunci : Suhu Permukaan Laut; Selat Sunda; Aqua-Modis

Downloads

Published

2026-07-31

How to Cite

Natul, A. S., Sastra, A. R., & Ariyantoni, J. (2026). Pemantauan Suhu Permukaan laut di Selat Sunda Menggunakan data Satelit Aqua-Modis . Jurnal Tekno Global, 15(01), 40–45. https://doi.org/10.36982/jtg.v15i01.7165

Issue

Section

Articles
external-statistic-user-interface-budi-arianto Abstract views: 59 / PDF downloads: 43