Kepemimpinan Kolaboratif dalam Momentum Pemilu 2024 Membangun Partisipasi Demokratis yang Berkelanjutan

Authors

  • Yunita Nurfadilla Institut Pemerintah Dalam Negeri
  • Ismail Nurdin Institut Pemerintahan Dalam Negeri

DOI:

https://doi.org/10.36982/jpg.v9i1.3714

Keywords:

Collaborative Leadership, Democracy, Elections Sustainable

Abstract

General elections (Pemilu) are a crucial democratic instrument for expressing the sovereignty of the people. Basic principles of elections, such as direct participation and fairness for all participants, reflect constitutional commitments to ensure a fair and transparent democratic process. Collaborative leadership is recognized as an approach that can strengthen the integrity and success of elections, enabling cooperation among various parties to achieve common goals. This research aims to explore the relationship between collaborative leadership and sustainable democracy in the 2024 elections in Indonesia. The method used in this research is literature study. The results of the discussion indicate that collaborative leadership plays an important role in encouraging active participation of the community, especially the younger generation, in elections. This leadership operates through cooperation among various election actors, including election organizers, political parties, and civil society, to achieve fair, transparent, and democratic elections. Sustainable democracy, on the other hand, supports elections by strengthening democratic institutions and promoting inclusive and transparent decision-making. Thus, it can be concluded that the integration of collaborative leadership and sustainable democracy is key to the success of the 2024 elections in Indonesia.

Author Biographies

Yunita Nurfadilla, Institut Pemerintah Dalam Negeri

Prodi Ilmu Pemerintahan

Ismail Nurdin, Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Prodi Ilmu Pemerintahan

References

Astuti, N. F. (2020, November 3). Macam-macam Demokrasi di Indonesia, dari Parlementer hingga Pancasila | merdeka.com. Merdeka. Diakses pada tanggal 17 November, 2023

Awaliah, A. F., Rahmawati, F., Fadilah, J., Judatama, M. N., & Firliandoko, R. (2023). Mendorong Partisipasi Politik: Pentingnya Pemilu Dalam Pengembangan Pemilih Pemula Yang Aktif. KARIMAH TAUHID, 2(4), 1087-1092.

Centre for Strategic and International Studies. (2023). Diakses melalui : https://www.csis.or.id/publication/pemilih-muda-dalam-pemilihan-umum-2024-dinamis-adaptif-dan-responsif/

Evita, N. (2023). Generasi Z Dalam Pemilu: Pola Bermedia Generasi Z Dalam Pencarian Informasi Politik. Jurnal Tata Kelola Pemilu Indonesia, 5(1), 47–66.

Hamdani, F., & Fauzia, A. (2021). Legal Discourse: The Spirit of Democracy and Human Rights Post Simultaneous Regional Elections 2020 in the Covid-19 Pandemic Era. Lex Scientia Law Review, 5(1), 97–118. https://doi.org/10.15294/lesrev.v5i1.45887

Mangkurat, R. S. B., & Mirajiah, R. (2023). Politik Kontemporer: Tantangan Dan Prospek Dalam Membangun Demokrasi Yang Berkelanjutan. Journal of Government and Politics (JGOP), 3(2), 148-158.

Marayasa, I. N., Yuangga, K. D., Ahidin, U., Sugiarti, E., & Kencana, P. N. (2020). Pelatihan Dasar Kepemimpinan Taman Belajar Kreatif Mekarsari Kabupaten Bogor Jawa Barat. BAKTIMAS: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 2(1), 53-56.

Melati, T., & Asmorowati, S. (2023). Evaluasi Kebijakan Publik Dalam Mendorong Inklusi Sosial: Tinjauan Dari Presfektif Kebijakan Publik. Jurnal Darma Agung, 31(3), 257.

Muhammad, K., Firdaus, S. U., & La Aci, M. H. (2023). Kebijakan Publik dan Politik Hukum: Membangun Demokrasi Berkelanjutan untuk Masyarakat. Souvereignty, 2(4), 354-368.

Pemerintah Indonesia. (2017). Undang-undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. LL Sekretariat Negara. Jakarta

Ramadhan, M. N. (2021). Evaluasi Penegakan Hukum Pidana Pemilu dalam Penyelenggaraan Pemilu 2019. Jurnal Adhyasta Pemilu, 2(2), 115–127.

Riadhussyah, M., Farhan, F., Hamdani, F., & Nata Kusuma, L. A. (2022). The Dignity of Democracy in the Appointment of Acting Regional Heads by the President: Legal Construction After the Constitutional Court Decision Number 15/PUU-XX/2022. Jurnal Jurisprudence, 12(1), 106–119. https://doi.org/10.23917/jurisprudence.v12i1.1044

Samangun, O., Rengifurwarin, Z. A., & Sahetapy, P. (2023). Kinerja Pemungutan Suara dalam Pemilihan Kepala Daerah pada Masa Pandemi Covid–19 di Kabupaten Maluku Barat Daya. Jurnal Pemerintahan dan Politik, 8(2), 102-114.

Saleh, Z. A. (2008). Demokrasi dan partai politik. Jurnal Legislasi Indonesia, 5(1), 56–80.

Supriyanto, D., & Pratama, H. (2020). Pengantar Aktor Pemilu. In Aktor pemilu.

Tampubolon, P. (2018). Pengorganisasian Dan Kepemimpinan Kajian Terhadap Fungsi-Fungsi Manajemen Organisasi Dalam Upaya Untuk Mencapai Tujuan Organisasi. Jurnal Stindo Profesional, 4(3), 22-35.

Teka, S. S. (2021). Urgensi Desain Collaborative Governance dalam Pemilu dan Pilkada (Studi Kasus Malpraktik Elektoral Tahapan Pencalonan Pemilu DPRD Provinsi NTT dan Pilkada Sabu Raijua) The Urgency of Collaborative Governance Design in Elections and Pilkada (Case Study of. Jurnal Adhyasta Pemilu, 4(1), 1–27.

Downloads

Published

2024-02-21

How to Cite

Nurfadilla, Y., & Nurdin, I. (2024). Kepemimpinan Kolaboratif dalam Momentum Pemilu 2024 Membangun Partisipasi Demokratis yang Berkelanjutan. Jurnal Pemerintahan Dan Politik, 9(1), 44–49. https://doi.org/10.36982/jpg.v9i1.3714

Issue

Section

Articles