Collaborative Governance Analysis dalam Optimalisasi Objek Wisata Gronjong Wariti di Kabupaten Kediri

Authors

  • Serly Dian Anugrah Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur
  • Kalvin Edo Wahyudi Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

DOI:

https://doi.org/10.36982/jpp.v10i3.5381

Keywords:

Collaborative Governance, Desa Wisata, Pengembangan Desa

Abstract

Desa wisata merupakan salah satu penggerak perekonomian di Indonesia salah satunya desa wisata di Kabupaten Kediri yaitu Objek Wisata Gronjong Wariti di Desa Mejono Kecamatan Plemahan. Dengan memanfaatkan aliran sungai di tengah pemukiman penduduk, objek wisata ini berhasil mendapatkan Anugrah Desa Wisata Kabupaten Kediri 2019 dengan kategori Desa Inovatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis collaborative governance dalam pengembangan Objek Wisata Gronjong Wariti di Desa Mejono kecamatan plemahan kabupaten kediri. Penelitian ini dianalisis menggunakan model collaborative governance dari Ansell and Gash (2007) yang memiliki empat variable yaitu kondisi awal, desain kelembagaan, kepemimpinan dan proses kolaborasi. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode observasi dan wawancara dalam pengumpulan data. Hasil dalam penelitian ini menjelaskan bahwa model kolaborasi pengembangan Objek Wisata Gronjong Wariti melibatkan beberapa pihak diantaranya BUMDesa Hapsari, pelaku UMKM, dan masyarakat Desa Mejono. Dalam penelitian ini dijelaskan bahwasanya proses kolaborasi dilaksanakan dengan baik walaupun masih terdapat kekurangan dan kendala dalam pelaksanaannya namun hal tersebut dapat diatasi dengan baik dan tidak menganggu jalannya proses kolaborasi.

References

Afrizal, F., & Oktariyanda, T. A. (2021). Manajemen Strategi Desa Wisata Gronjong Wariti Dalam Meningkatkan Perekonomian Desa Mejono Kabupaten Kediri. Publika, 9(2), 171–184. DOI: https://doi.org/10.26740/publika.v9n2.p171-184

Aminudin, N., & Jamal, S. A. (2020). Types of tourism: the travelogue of the greatest traveller. Journal of Islamic Marketing, 11(2), 506–515. https://doi.org/10.1108/JIMA-05-2018-0089 DOI: https://doi.org/10.1108/JIMA-05-2018-0089

Ansell, C., & Gash, A. (2007). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032 DOI: https://doi.org/10.1093/jopart/mum032

Arsana, A., & Ambariyanto, A. (2022). Pengelolaan Desa Wisata Gronjong Wariti Dengan Konsep Community-Based Tourism. Buletin Ekonomika Pembangunan, 2(2), 151–161. https://doi.org/10.21107/bep.v2i2.13868 DOI: https://doi.org/10.21107/bep.v2i2.13868

Astuti, R. ., Warsono, H., & Rachim, A. (2020). Collaborative Governance Dalam Perspektif Administrasi Publik. In Universitas Diponegoro Press.

Bela, H. S., & Utama, A. S. (2022). Model Collaborative Governance dalam Pembangunan Pariwisata Alam di Kecamatan Ulu Ogan Kabupaten Ogan Komering Ulu. Jurnal Pemerintahan Dan Politik, 7(4), 41–46. https://doi.org/10.36982/jpg.v7i4.2461 DOI: https://doi.org/10.36982/jpg.v7i4.2461

Bustomi, T., Ariesmansyah, A., & Kusdiman, A. (2022). Partisipasi Publik Dalam Collaborative Governance Pada Program Sister City Bandung Dan Jepang Dalam Menanggulangi Sampah Di Kota Bandung. Kebijakan: Jurnal Ilmu Administrasi, 13(Vol. 13 No. 1), 48–64. https://doi.org/10.23969/kebijakan.v13i1.5037 DOI: https://doi.org/10.23969/kebijakan.v13i1.5037

Eperna, A., Salim, F. F., Chinda, L., Rohaizat, P. S., & Stevania, W. (2021). Analisis Pengaruh Sektor Pariwisata Terhadap Produk Domestik Regional Bruto Provinsi Jawa Timur Tahun 2014-2020. Jurnal Sosial Sains, 1(6), 535–544. https://doi.org/10.59188/jurnalsosains.v1i6.128 DOI: https://doi.org/10.36418/sosains.v1i6.128

Hantoro, N. M. (2013). Perubahan Status Desa Menjadi Kelurahan Dalam Sistem Ketatanegaraan. Kajian, 18(4), 240. www.kemendogri.go.id/,%0Ahttps://jurnal.dpr.go.id/index.php/kajian/article/view/494

Irawan, D. (2017). Collaborative Governance (Studi Deskriptif Proses Pemerintahan Kolaboratif Dalam Pengendalian Pencemaran Udara di Kota Surabaya ). Kebijakan Dan Manajemen Publik, 5(3), 1–12.

Kristiono, R., & Susilo, D. (2021). Paradigma Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia dalam Perspektif Ssiologi Lingkungan. Jurnal Indonesia Maju, 1(1), 49–64.

Kusuma, V. F., & Wahyudi, K. E. (2023). Collaborative Governance Dalam Pengembangan Wisata Kampung Pecinan Kecamatan Simokerto Kota Surabaya. Cakrawala Repositori IMWI, 6(6), 2454–2465. https://doi.org/10.52851/cakrawala.v6i6.561 DOI: https://doi.org/10.52851/cakrawala.v6i6.561

Lilik. (2021). Analisis Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan Terkait Pengembangan Pariwisata Di Kota Medan. Iuris Studia: Jurnal Kajian Hukum, 2, 163–172. https://doi.org/10.55357/is.v2i2.104 DOI: https://doi.org/10.55357/is.v2i2.104

Lusiana, Neldi, M., & Sanjaya, S. (2021). Analisis Investasi Sektor Pariwisata, Jumlah Objek Wisata, Jumlah Kunjungan Wisatawan Dan Retribusi Kawasan Wisata Terhadap Pendapatan Asli Daerah Di Kota Padang. Jurnal Riset Akuntansi Dan Keuangan, 9(1), 25–34. https://doi.org/10.17509/jrak.v9i1.28964.Copyright DOI: https://doi.org/10.17509/jrak.v9i1.28964

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. SAGE.

Nugroho, A. Y., Rahman, A. Z., & Kismartini. (2022). Peran Stakeholder dalam Pengembangan Desa Wisata Nongkosawit Kota Semarang. Journal of Public Policy and Management Review, 11(2), 112.

Putra, A. M., & Ariana, I. N. J. (2022). Manfaat pengembangan desa wisata dari aspek alam, sosial budaya, spiritual, dan ekonomi di kabupaten tabanan. Jurnal Kepariwisataan Dan Hospitalitas, 5(2), 209. https://doi.org/10.24843/jkh.2021.v05.i02.p13 DOI: https://doi.org/10.24843/JKH.2021.v05.i02.p13

Raharjo, T. W. (2021). Pengembangan Desa Wisata (Model Pengembangan Kattasikung Di Jawa Timur). Jakad Media Publishing.

Rahman, A. F. B., Amil, & Zitri, I. (2021). Collaborative governance dalam Perkembangan Pariwisata di Kawasan Senggigi Kabupaten Lombok Barat. Nusantara Hasana Journal, 3(2), 144–159. DOI: https://doi.org/10.59003/nhj.v3i2.919

Sari, A. P., & Tukiman, T. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Kediri. JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik), 1–21. https://doi.org/10.31947/jakpp.v9i1.25770 DOI: https://doi.org/10.31947/jakpp.v9i1.25770

Siyoto, S., & Sodik, M. A. (2019). Dasar Metodologi Penelitian. In Sustainability (Switzerland). Literasi Media Publising.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D) (22nd ed.). ALFABETA.

Tangian, D., & Kumaat, H. M. . (2020). Buku Ajar Pengantar Pariwisata. In Buku Program Studi DIII Perhotelan Politeknik Negeri Manado.

Wirdayanti, A., Asri, A., Anggono, B. D., Hartoyo, D. R., Indarti, E., Gautama, H., S, H. E., Harefa, K., Minsia, M., Rumayar, M., Indrijatiningrum, M., Susanti, T., & Ariani, V. (2021). Pedoman Desa Wisata. Pedoman Desa Wisata KEMENPAREKRAF 2019, 1–94.

Yanuar, Y., Ibnusina, F., Hutahaean, A. A., Doktoralina, C. M., Caniago, A., Alisafira, S., Rumingkang, N. S., Sa’badini, S. A., Mangkurat, R. S. B., Kholil, & Prasetyo, T. (2023). Menuju Puncak Pengintegrasian Rencana Tata Ruang Darat dan Laut.

Yustika, S. M., & Hertati, D. (2024). Model Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Sampah Berbasis Co-Firing Di Kabupaten Sidoarjo. 11, 20–29.

Downloads

Published

2025-08-01

How to Cite

Anugrah, S. D., & Wahyudi, K. E. (2025). Collaborative Governance Analysis dalam Optimalisasi Objek Wisata Gronjong Wariti di Kabupaten Kediri . Jurnal Pemerintahan Dan Politik, 10(3), 400–417. https://doi.org/10.36982/jpp.v10i3.5381

Issue

Section

Articles
external-statistic-user-interface-budi-arianto Abstract views: 268 / PDF downloads: 317