Studi Peran Pemerintah Pusat dalam Menanggulangi Illegal Fishing: PSDKP sebagai Instrumen Pengawasan di Perairan Kota Sibolga

Authors

  • Atalia Parta Trimurti Lumbantoruan Universitas Sumatera Utara
  • Wiro Oktavius Ginting Universitas Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.36982/jpp.v10i4.5819

Keywords:

Pengawasan Perikanan, Peran Pemerintah, Illegal Fishing, PSDKP, Kota Sibolga

Abstract

Illegal fishing di perairan Kota Sibolga mengancam keberlanjutan ekonomi nelayan tradisional. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pemerintah pusat melalui Satuan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Sibolga dalam menanggulangi praktik tersebut, mengacu pada teori peran pemerintah Ryaas Rasyid sebagai regulator, dinamisator, dan fasilitator. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan wawancara dan studi dokumen periode 2021–2024. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagai regulator, PSDKP telah menerapkan kebijakan melalui UU No. 45 Tahun 2009 serta memanfaatkan Sistem Pemantauan Kapal Perikanan dan Sistem (SPKP) sesuai standar FAO (2024), namun pelaksanaannya terkendala armada, personel, dan koordinasi. Sebagai dinamisator, sosialisasi dan pembentukan POKMASWAS dilakukan, tetapi partisipasi masyarakat masih minim akibat lemahnya pelaporan. Sebagai fasilitator, bantuan alat tangkap ramah lingkungan dan pembangunan infrastruktur telah dilakukan, meski belum merata. Penelitian merekomendasikan penguatan kelembagaan melalui peningkatan sumber daya, integrasi teknologi, reformasi pelaporan dan sanksi, serta kolaborasi lintas sektor dan pelibatan aktif masyarakat.

Author Biographies

Atalia Parta Trimurti Lumbantoruan, Universitas Sumatera Utara

Program Studi Ilmu Administrasi Publik

Wiro Oktavius Ginting, Universitas Sumatera Utara

Program Studi Ilmu Administrasi Publik

References

Amiruddin, A., dkk. (2022). Analisis kapal perikanan Pelaku Illegal Fishing yang Ditangani Pangkalan Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Bitung. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Perikanan Tangkap, 7(2), 110. https://doi.org/10.35800/jitpt.7.2.2022.41656 DOI: https://doi.org/10.35800/jitpt.7.2.2022.41656

Awaluddin, T., & Mokodompit, A. (2024). Illegal, Unreported and Unregulated (IUU) Fishing di Sulawesi Tenggara: Masalah dan Solusinya. Journal of International Multidisciplinary Research, 2(5), 324–328.

Azis, M. (2022). Peran Pemerintah Desa dalam Pemberdayaan Masyarakat Petani di Desa Kertamukti Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi. Jurnal Ilmu Pemerintahan Suara Khatulistiwa (JIPSK), 7(01). DOI: https://doi.org/10.33701/jipsk.v7i1.2404

Bintoro, S., Riani, E., & Rumanta, M. (2024). Analisis Persepsi dan Kinerja dalam Peningkatakan Kinerja Pengawasan di Pangkalan Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Tual. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 10(4), 853. https://doi.org/10.32884/ideas.v10i4.1940 DOI: https://doi.org/10.32884/ideas.v10i4.1940

Choirulsyah, D., & Azhar, A. (2024). Implementasi Etika Administrasi Publik: Langkah Utama dalam Menciptakan Good Governance di Indonesia. Jurnal Pemerintahan dan Politik, 9(3), 195–203. https://doi.org/10.36982/jpg.v9i3.3757 DOI: https://doi.org/10.36982/jpg.v9i3.3757

Denhardt, J. V., & Denhardt, R. B. (2015). The New Public Service. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315709765 DOI: https://doi.org/10.4324/9781315709765

Djadjuli, R. (2018). Peran Pemerintah dalam Pembangunan Ekonomi Daerah. Dinamika: Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara, 5(2)

Djam'an, S., & Komariyah, A. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Faisal, A., Jayasinga, M., Setiawan, B., & Aprilianti, R. (2023). Buku Saku POKMASWAS. Kementerian Kelutan dan Perikanan.

Halim, A., dkk. (2020). Transforming Traditional Management into Contemporary Territorial-Based Fisheries Management Rights for Small-Scale Fisheries in Indonesia. Marine Policy, 116, 103923. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2020.103923 DOI: https://doi.org/10.1016/j.marpol.2020.103923

Herdiansyah, H. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta: Salemba Humanika

Marefanda, N., & Tjoetra, A. (2019). Strategi Panglima Laot dalam Mencegah Illegal Fishing di Kabupaten Aceh Barat. Jurnal Public Policy, 5(1), 55–62. DOI: https://doi.org/10.35308/jpp.v5i1.1064

Masturi, N. S., & Sitompul, M. K. (2023). Pelaksanaan Penanganan Serta Peran Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikananan (PSDKP) di Tanjung Balai Karimun terhadap Illegal fishing. Jurnal Maritim, 4(2), 112–118.

Maulida, C., Marwan, C., Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan, P., Kelautan dan Perikanan, F., Aceh, B., & PSDKP Lampulo, P. (2017). Studi Peranan Pangkalan PSDKP Lampulo Terhadap Upaya Pengawasan dan Pencegahan Illegal Fishingdi Perairan Aceh Role Study of PSDKP Lampulo to Surveillance and Prevention of Illegal Fishing in Aceh Waters. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan Unsyiah, 2, 463–471.

Meris, S., ALW, L., & Soemarmi, A. (2023). The Function of Supervision of Marine and Fishery Resources (PSDKP) in Fishing Activities in Central Java Province. https://doi.org/10.4108/eai.4-11-2022.2329680 DOI: https://doi.org/10.4108/eai.4-11-2022.2329680

Muawanah, U., dkk. (2018). Review Of National Laws and Regulation In Indonesia In Relation to an Ecosystem Approach to Fisheries Management. Marine Policy, 91, 150–160. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2018.01.027 DOI: https://doi.org/10.1016/j.marpol.2018.01.027

Mukarom, Z., & Muhibudin. (2015). Manajemen Pelayanan Publik. Bandung: CV Pustaka Setia

Nasution, A. M., Rahman, R., & Ramadhani, C. (2024). Hasil Penelitian Ikan Yang Merusak (Destructive Fishing) Di Indonesia (Policy Implementation of Cope and Eradicating Destructive Fishing Activities In Indonesia). Inovasi: Jurnal Politik dan Kebijakan, 21(1), 51–67. DOI: https://doi.org/10.33626/inovasi.v21i1.772

Nisrina, R., & Mahmud, A. (2024). Tinjauan Yuridis terhadap Illegal Fishing Menggunakan Bahan Peledak di Kabupaten Indramayu Berdasarkan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan. Bandung Conference Series: Law Studies, 4(2), 945–950. https://doi.org/10.29313/bcsls.v4i2.13983 DOI: https://doi.org/10.29313/bcsls.v4i2.13983

Pauly, D., & Zeller, D. (2016). Catch Reconstructions Reveal That Global Marine Fisheries Catches are higher than reported and declining. Nature Communications, 7(1), 1–9. https://doi.org/10.1038/ncomms10244 DOI: https://doi.org/10.1038/ncomms10244

Purba, O., Dewi, A. E., Widiyani, H., Raja, U. M., & Haji, A. (2024). Kebijakan Pemerintah Dalam Mengatasi Kasus Ilegal Fishing di Kepulauan Riau. Jurnal Ilmu Hukum, 1(2), 95–101.

Rasyid, R. (1997). Makna Pemerintahan: Tinjauan dari Segi Etika dan Manajemen. Jakarta: PT Yayasan Obor Indonesia

Sedarmayanti. (2004). Good Government (Pemerintahan yang Baik). Bandung: CV. Mandar Maju.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta

Suharto, B. Y., Budiman, J., Denny, D., & Karwur, B. A. (2017). Analisis Pengawasan Kapal Perikanan Terhadap Penanggulangan Illegal Fishing di Perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Indonesia. Jurnal Kebijakan Sosek, 7(2), 115–125. DOI: https://doi.org/10.15578/jksekp.v7i2.6099

Downloads

Published

2025-11-01

How to Cite

Lumbantoruan, A. P. T., & Ginting, W. O. (2025). Studi Peran Pemerintah Pusat dalam Menanggulangi Illegal Fishing: PSDKP sebagai Instrumen Pengawasan di Perairan Kota Sibolga. Jurnal Pemerintahan Dan Politik, 10(4), 725–740. https://doi.org/10.36982/jpp.v10i4.5819

Issue

Section

Articles
external-statistic-user-interface-budi-arianto Abstract views: 487 / PDF downloads: 503