Evaluasi Kebijakan Afirmasi 30% Keterwakilan Perempuan dalam Pemilu Legislatif Tahun 2024 di Kabupaten Mamasa
DOI:
https://doi.org/10.36982/jpp.v10i4.5886Keywords:
Calon Legislatif, Perempuan, Pemilu, Kebijakan AfirmasiAbstract
Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 tentang pemilihan umum telah mengatur tentang kebijakan afirmasi dengan memberikan kouta 30% terhadap bakal calon legislatif Perempuan didalam setiap periode pemilihan umum sejak tahun 2019, namun hal ini masih dianggap belum maksimal pada lembaga legislatif di Kabupaten Mamasa (Sulawesi Barat). Berdasarkan data keterwakilan Perempuan dalam pemilu tahun 2024, presentasenya masih di angka 8%, artinya masih kurang dari yang diharapkan. Tulisan ini bertujuan untuk mencermati mengapa kebijakan afirmasi tersebut belum berhasil mendorong keterwakilan Perempuan secara maksimal di Kabupaten Mamasa. Tulisan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang didasarkan pada wawancara mendalam dengan informan. Hasil Analisa pada tulisan ini menunjukkan bahwa kebijakan afirmasi yang ada, belum maksimal dalam menghasilkan keterpilihan calon legislatif Perempuan. Kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti kurangnya pemahaman politik kader Perempuan dari partai politik, proses perekrutan calon perempuan, serta kesiapan figur perempuan.
References
Adriani, S., & Maulia, S. T. (2024). Partisipasi Perempuan dalam Politik. Journal of Practice Learning and Educational Development, 4(2), 131–136. https://doi.org/10.58737/jpled.v4i2.287 DOI: https://doi.org/10.58737/jpled.v4i2.287
Agasya, H. N. F. (2019). Perempuan Dan Politik: Analisis Hambatan Dalam Pemberlakuan Kuota Perempuan Di Indonesia. SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat Dan Komunikasi, 13(02), 63–75. https://doi.org/10.32534/jsfk.v13i02.1464 DOI: https://doi.org/10.32534/jsfk.v13i02.1464
Agustyati, nur khoirunnisa. (2020). Arah kebjakan afirmasi perempuan dalam ruu pemilu representasi deskriptif vs representasi substantif. Jurnal Keadilan Pemilu, 3, 75–87.
Anwar, K., Udjiwati, L., & Aslamiah, W. (2025). Analisis Kebijakan Partai Politik dalam Memenuhi Ketentuan Kuota 30% Keterwakilan Perempuan dalam Pencalonan Anggota Legislatif (Studi Pada Pemilihan Umum Tahun 2024 di Kabupaten Ngawi). Jurnal Pemerintahan Dan Politik, 10(2), 306–323. https://doi.org/10.36982/jpp.v10i2.5256 DOI: https://doi.org/10.36982/jpp.v10i2.5256
Aula, M. R. (2023). Isu Gender Mengenai Keterwakilan Perempuan Dalam Kehidupan Politik di Indonesia. Jurnal Politikom Indonesiana, 8(2), 186–201. https://doi.org/10.35706/jpi.v8i2.9859 DOI: https://doi.org/10.35706/jpi.v8i2.9859
Chairiyah, S. Z. (2019). Perkembangan Keterwakilan Politik Perempuan di DPRD Provinsi Sumatera Barat (Studi Komparatif Kebijakan Affirmative Action Periode Pemilu Legislatif 2004-2014). Jurnal Inada, 2(2), 158–184. https://doi.org/10.33541/ji.v2i2.1365 DOI: https://doi.org/10.33541/ji.v2i2.1365
Daryono, Y. (2021). Aspek Pendukung Affirmative Action Perempuan pada Anggota Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Jurnal Adhyasta Pemilu, 4(1), 89–107. https://doi.org/10.55108/jap.v4i1.47 DOI: https://doi.org/10.55108/jap.v4i1.47
DWI, R. (2023). TINJAUAN YURIDIS KETERWAKILAN PEREMPUAN DALAM PROSES REKRUTMENT CALON LEGISLATIF PADA PARTAI POLITIK DI DAERAH PEMILIHAN 1 KABUPATEN KUANTAN SINGINGI TAHUN 2019 BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 2017 TENTANG PIMILIHAN UMUM [Universitas Islam Kuantan Singingi].
Diamond, Larry. (1999). Developing Democracy: Toward Consolidation. The Johns Hopkins University Press.
Ekawati, E. (2014). Dari representasi politik formal ke representasi politik non-elektoral from formal political representation to non-electoral political representation. Jurnal Penelitian Politik, 11(2), 129–136.
Fitria, Chusna, Farisa. 2024. “CSIS: Caleg Perempuan Terpilih di Pemilu 2024 Terbanyak Sepanjang Sejarah sejak Reformasi”. Kompas.com. Diakses pada 13 Agustus 2025. https://nasional.kompas.com/read/2024/04/26/05450021/csis--caleg-perempuan-terpilih-di-pemilu-2024-terbanyak-sepanjang-sejarah
Gismar, A. M. (2021). IS INDONESIA LOSING THE SOUL OF ITS DEMOCRACY? A Look at 11 Year Trend of Indonesian Democracy. Journal of Social Political Sciences, 2(1), 54–69. https://doi.org/10.52166/jsps.v2i1.43 DOI: https://doi.org/10.52166/jsps.v2i1.43
Ikmal, M. (2019). Afirmasi Partai Politik Meningkatkan Partisipasi Perempuan: Sebuah Studi di Kabupaten Sumenep. Jurnal Sosial Politik, 5(2), 306. https://doi.org/10.22219/sospol.v5i2.9675 DOI: https://doi.org/10.22219/sospol.v5i2.9675
Lavi, L., Treger, C., Rivlin-Angert, N., Sheafer, T., Waismel-Manor, I., Shenhav, S., Harsgor, L., & Shamir, M. (2024). The Pitkinian public: representation in the eyes of citizens. European Political Science, 23(4), 506–526. https://doi.org/10.1057/s41304-024-00489-2 DOI: https://doi.org/10.1057/s41304-024-00489-2
Maghfiroh, A. M., Zamzam, A. F., Rosyid, H., Mabruri, M. A., & Surur, M. (2024). Dilema Keterwakilan Perempuan Sebagai Calon Anggota Legislatif PPP (Partai Persatuan Pembangunan) Di Kabupaten Lamongan Pada Pemilu Tahun 2024. Madani Jurnal Politik Dan Sosial Kemasyarakatan, 16(03), 384–400. https://doi.org/10.52166/madani.v16i03.8999 DOI: https://doi.org/10.52166/madani.v16i03.8999
Naqiyyah, I. (2021). Perkembangan Pengaturan Tindakan Afirmasi Perempuan Pada Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Jurnal Konstitusi Dan Demokrasi, 1(2). https://doi.org/10.7454/jkd.v1i2.1108 DOI: https://doi.org/10.7454/JKD.v1i2.1108
Natasya, A. A., Melviana, P. P., Wilapa, N. F. R., Rahmawati, S., Jovanka, N., Mauliana, R. P., Maulidah, F., & Celesta, A. A. (2024). AFFIRMATIVE ACTION DALAM POLITIK LOKAL: KETERWAKILAN PEREMPUAN DI DPRD KABUPATEN SEMARANG. GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal Dan Pembangunan, 11(2), 67–68. DOI: https://doi.org/10.56015/gjikplp.v11i2.341
Ndolu, J. S., & Sulistiyono, A. (2020). URGENSI KEBIJAKAN AFIRMASI SEBAGAI MODEL PERLINDUNGAN BAGI PENENUN PEREMPUAN DI INDONESIA. Dialogia Iuridica: Jurnal Hukum Bisnis Dan Investasi, 12(1), 97–115. DOI: https://doi.org/10.28932/di.v12i1.2508
Niron, E. S., & Asterius, B. S. (2021). Women’s Political Representation in Legislative Institutions (A Study of Women’s Candidacy in the 2019 Legislative Election). Jurnal Aristo (Social, Politic, Humaniora), 9(2), 203–228. https://doi.org/10.31958/pi.v3i1.12637 DOI: https://doi.org/10.31958/pi.v3i1.12637
Nuna, M., & Moonti, R. M. (2019). Kebebasan Hak Sosial-Politik Dan Partisipasi Warga Negara Dalam Sistem Demokrasi Di Indonesia. Jurnal Ius Constituendum, 4(2), 110–127. https://doi.org/10.26623/jic.v4i2.1652 DOI: https://doi.org/10.26623/jic.v4i2.1652
Nuraeni Putri, A. (2020). Pertanggungjawaban Fungsi Representasi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Jentera, 3(2). http://jurnal.jentera.ac.id
Mamasa, Radar Sulbar. 2024. “Pelantikan Anggota DPRD Mamasa periode 2024-2029 Diagendakan 28 Agustus, Soal Kesiapan Anggaran Sekwan Tertutup”. Radarsulbar co.id. Diakses pada 18 Agustus 2025. https://radarsulbar.fajar.co.id/2024/08/06/pelantikan-anggota-dprd-mamasa-periode-2024-2029-diagendakan-28-agustus-soal-kesiapan-anggaran-sekwan-tertutup/?utm_source=chatgpt.com
Riska, B., Erman, I. R., & Abdul, H. T. (2024). Urgensi Dan Dampak Pemberlakuan Ambang Batas 30% Perempuan Dalam Partai Politik Untuk Calon Anggota Legislatif. Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 1(4), 14–25. https://doi.org/10.62383/aliansi.v1i4.248 DOI: https://doi.org/10.62383/aliansi.v1i4.248
Sanjaya, N. T., & Achmad. (2024). Analisis Pola Rekrutmen Calon Legislatif Terhadap Pemenuhan Keterwakilan Perempuan Pada Pemilihan Umum Tahun 2024 Di Kabupaten Rembang. Jurnal Hukum Kebijakan Publik, 8(2), 231–243. DOI: https://doi.org/10.20961/respublica.v8i2.86584
Saputri, R. A., Sukmajati, M., & Dwi Asriani, D. (2023). Political Representation of Women in Parliament: a Literature Review and Future Research Opportunities. JWP (Jurnal Wacana Politik), 8(2), 213. https://doi.org/10.24198/jwp.v8i2.46956 DOI: https://doi.org/10.24198/jwp.v8i2.46956
Setiawati, H., Iqbal, F., Riesqa, Marsya, S., & Eko, P. (2024). Komunikasi Pembangunan Berbasis Komunitas dalam Upaya Pemberdayaan Perempuan. Communication Studies Journal, 1(4), 1–20. https://doi.org/https://doi.org/10.47134/interaction.v1i4.3586 DOI: https://doi.org/10.47134/interaction.v1i4.3586
Tias, R. N., Nisrina, A. D., Destriputra, N., Al Putra, F. A., & Prakoso, S. G. (2023). Tantangan Kebijakan Affirmative Action Sebagai Upaya Penguatan Keterwakilan Perempuan di Legislatif. Jurnal Politica Dinamika Masalah Politik Dalam Negeri Dan Hubungan Internasional, 14(2), 169–189. https://doi.org/10.22212/jp.v14i2.4151 DOI: https://doi.org/10.22212/jp.v14i2.4151
Yafki, H. S., Cilkusin, Y., & Khoiron. (2023). Partisipasi Perempuan Dalam Politik (Studi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Malang 2019-2024). Jurnal Respon Publik, 17(12), 7–15.
Yusuf, M., (2014), Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan, Jakarta: Kencana
Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum
Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mamasa. (2023). Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kabupaten Mamasa Dalam Pemilihan Umum Tahun 2024. No. 331/PL.01.4-Pu/7603/2023







